KepulauanAru,ExposeJargaria.com- Setelah melakukan kunjungannya sekaligus beraudensi dengan pemerintah daerah kepulauan Aru,dua Investor perikanan yang akan berinvestasi di daerah ini juga melakukan pengecekan langsung kondisi perairan Benjina termasuk sarana prasaran pendukung lainnya yang ada.
Dua perusahaan tersebut masing-masing PT Cakra Mina Perkasa,anak perusahaan Bakrie Grup serta satu perusahaan asal Cina.Kedua perusahaan ini memang memiliki tujuan sama untuk berinvestasi dibidang perikanan,Aru sendiri merupakan wilayah kelautan dengan potensi perikanan luar biasa.
PT CMP secara sah dan meyakinkan melirik Benjina,bekas kepemilikan PT Industri Perikanan Aru ( PT IPA),sedangkan satu perusahaan lainnya asal Cina meskipun juga melakukan survei lokasi tetapi lebih condong memusatkan perhatian di kota Dobo dengan menjadikannya sebagai pusat dari semua kegiatan perikanan mereka.
” senin senin itu PT CMP,salah satu anak perusahaan Bakrie grup yang juga sudah mengunjungi Industri perikanan Benjina,dan CMP ini sudah meyakinkan kita bahwa berkomitmen untuk februari akhir atau awal Maret paling terlambat sudah melaksanakan kegiatan di Benjina yang melibatkan grupnya dari Indramayu ” ujar Bupati Aru Timotius Kaidel kepada ExposeJargaria.com diruang kerjanya usai pekan kemarin.
Dijelaskan,PT CMP merencanakan secepatnya untuk mendatangkan ratusan unit kapal tangkapnya ke Aru.
” jadi rencananya kapal kapal Indramayu yang selama ini beroperasi di Aru dan di Indramayu sebanyak 210 kapal ini akan berpangkalan di Benjina,itu komitmen mereka ” ujar Kaidel.
Sedangkan perusahaan asal Cina tersebut kini tengah melirik kota Dobo,perusahaan ini ingin menjadikan daerah di kawasan pulau wamar sebagai pangkalan kurang lebih sekitar 500 kapal kapal tangkap mereka,untuk mendukung semua kegiatannya investor asal cina tersebut telah mengunjungi pelabuhan perikanan provinsi belakang wamar,termasuk mensurvei perairan setempat.
” Kamis kemarin kita juga dikunjungi salah satu investor asal cina,mereka datang mensurvei kota Dobo,daerah yang layak dijadikan pangkalan perikanan nanti,mereka sempat mengunjungi pelabuhan perikanan belakang wamar,kondisi perairan dan lokasi penumpukan kapal mengingat ada kurang lebih sekitar 500 kapal mereka,jadi mereka baru bersifat survei,namun dalam diskusi mereka berminat melihat potensi Aru dalam dunia perikanan tidak diragukan lagi ” ungkap Bupati.
Selain itu,untuk mempercepat pengoperasian mereka,ada sejumlah kebijijakan lain yang akan dilakukan diantaranya berkolaborasi bersama beberapa pengusaha lokal di kota dobo.
” Langkah awal yang mereka buat untuk cepat beroperasi ialah menggunakan semua kapal tangkap dan menggunakan fasilitas darat yaitu menggunakan semua investasi yang sudah ada kolstor (gudang pendingin) yang sudah ada dimiliki oleh pengusaha pengusaha lokal dapat berkolaborasi dengan mereka sambil melengkapi kebutuhan kolstor,dermaga untuk kapal kapal mereka, jalan,areal penumpukan kontener nanti ” tandasnya.(yop)
Penulis : Yopi
Sumber Berita: ExposeJargaria.com
















