Wakil Bupati Aru Muhamad Djumpa Jadi Irup Peringatan Harkitnas ke – 118

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kepulauan Aru,ExposeJargaria.com– Hari Kebangkitan Nasional (Harkqitnas) ke-118 diselenggarakan secara serentak pada 20 Mei 2026 di instansi pemerintah, swasta, dan satuan pendidikan.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
sama halnya dengan di daerah lain Upacara Hari kebangkitan Nasional di kabupaten Kepulauan Aru berlangsung di halaman kantor bupati, dengan Inspektur Upacara Wakil Bupati Aru Mohamad Djumpa, pelaksanaan berlangsung jpukul 08.00 waktu setempat (atau menyesuaikan dengan kebijakan instansi).

Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda, Sekda, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, dan Perwakilan ASN dilingkup Kabupaten Aru.
Peserta diwajibkan menggunakan Seragam Korpri atau seragam yang telah ditetapkan sesuai pedoman masing-masing instansi.

Acara pokok meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan naskah Pancasila, UUD 1945, dan naskah sambutan Menteri Komunikasi dan Digital.

Wakil Bupati Mohamad Djumpa dalam membaca sambutan menteri Komdigi, Meutya Hafid mengatakan, tepat pada hari ini, 20 Mei 2026, kita kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.

Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah “fajar menyingsing” bagi kesadaran berbangsa. di mana kaum terpelajar pribumi mulai Mengkonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan.
Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat.

Secara filosofis, Kebangkitan Nasional! merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati dir. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskon diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan Informasi dan ttansformasi digital.

Baca Juga:  Pemkab Aru Raih Predikat Istimewa Reformasi Hukum dari Kemenkum Maluku

Disamping itu. sejalan dengan upaya pembangunan kualitas manusia tersebut, pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital. Pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 lentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) pada awal tahun ini adalah wujud nyata kehadiran negara. Per 28 maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platfom digital berisiko tinggi lainnya. Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa bangsa kita mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.

Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama. Kita harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api “Boedi Oetomo” dalom setiap lini kehidupan. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan fterasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama.

Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua: bermula dari kesadaran Individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia.

Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah ” Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangso untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar.

Baca Juga:  Tidak Menunggu Lama,Satgas TMMD Tancap Gas, Tinjau Lokasi Sumur Bor Desa Durjela

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Kita melihat Program Makan Bergizi Gratis kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan.

Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM. Di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarokat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan Pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh.

Upaya kesejahteraan rakyat juga diperkuat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, disfribusi hasil panen, sembako, obat terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar, sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri dan fidak bergantung pada pihak luar.

Follow WhatsApp Channel www.exposejargaria.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Temu Raya Pengasuh SMTPI GPM Pulau-Pulau Aru,Kaidel Dorong Penguatan Pendidikan Iman Anak
Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II, Kaidel Tekankan Integritas-Percepatan Kinerja
Secara Simbolis,Bupati Aru Serahkan Remisi Umum Bagi 52 Warga Binaan Lapas Dobo
Peringatan HUT RI ke-81 di Dobo,Bupati Aru Bertindak Sebagai Inspektur Upacara
Pemkab Aru Gelar Upacara Tabur Bunga Peringati HUT RI ke-81
Bupati Aru Kukuhkan 60 Anggota Paskibraka
Pemkab Aru Perkuat Sinergi dengan Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan
Kaidel Tekankan CKG Penting untuk Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:40 WIT

Hadiri Temu Raya Pengasuh SMTPI GPM Pulau-Pulau Aru,Kaidel Dorong Penguatan Pendidikan Iman Anak

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:34 WIT

Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II, Kaidel Tekankan Integritas-Percepatan Kinerja

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:47 WIT

Secara Simbolis,Bupati Aru Serahkan Remisi Umum Bagi 52 Warga Binaan Lapas Dobo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:40 WIT

Peringatan HUT RI ke-81 di Dobo,Bupati Aru Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:20 WIT

Pemkab Aru Gelar Upacara Tabur Bunga Peringati HUT RI ke-81

Berita Terbaru