Penyelesaian Sengketa Tapal Batas Belum Buahkan Hasil,DAA Minta Masyarakat Adat Aru Hargai Nilai Nilai Budaya

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan Aru,ExposesJargarian.com- Ketua Dewan Adat Aru (DAA) Thoncy Galanggoga meminta semua pihak terlebih segenap komponen masyarakat penduduk Jargaria selaku masyarakat adat untuk tetap menjunjung tinggi nilai nilai adat istiadat dan budaya orang Aru yang telah digariskan para leluhur sejak dahulu kala.

Nilai nilai budaya itu menurutnya memiliki makna penting untuk mengikat hubungan persaudaraan sebagai orang Basudara.

Permintaan tegas ini disampaikannya setelah upaya penyelesaian sengketa tapal batas antara dua desa adat di kepulauan Aru yakni Desa Karaway dan Desa Dosinamalau melalui ritual adat molo sabuang tidak membuahkan hasil disebabkan perutusan dari Desa Dosinamalau tidak hadir ditempat pelaksanaan molo sabuang.

” Kami tidak putuskan hari ini,karena itu kami kembalikan kepada orang Aru secara menyeluruh dan secara khusus masyarakat adat desa Karaway dan Dosinamalau agar seluruhnya harus memegang teguh nilai nilai hukum adat Aru yang diwariskan leluhur karena nilai nilai inilah yang mengikat hubungan persaudaraan orang Aru yang tidak dapat dipisahkan ” Tegas Ketua DAA Thoncy Galanggoga kepada sejumlah wartawan di pelabuhan rakyat Dobo Rabu (14/1/26).

Baca Juga:  Kapolres Tual Terkena Panah Saat Melerai Bentrokan Antar Warga di Fiditan

Menurutnya,prosesi adat Molo sabuang adalah sebuah solusi penyelesaian dalam tradisi orang Aru atas konflik atau sengketa tapal batas hak hak Ulayat yang terjadi dengan tujuan untuk mencari sebuah pembenaran.

” Molo sabuang hari ini tidak menyusahkan satu pihak,kita hanya mencari kebenaran agar adanya solusi untuk menyelesaikan dan mempersatukan hubungan persaudaraan kedua desa ” ujarnya.

Karena itu Galanggoga berharap,Pemerintah daerah selalu pemangku kepentingan memainkan perannya agar semua pihak menghargai dan menjunjung tinggi nilai adat dan istiadat orang Aru.

Baca Juga:  Polres Aru Musnahkan 600 Liter Miras Tradisonal Jenis Sopi

” Harapan dewan adat bupati, Kesbangpol dan forkopimda adalah penanggungjawab atas nilai nilai adat dan istiadat Aru,tujuannya agar ini dilestarikan karena adat ini adalah pemersatu ” tandasnya.

Sebelumnya,pelaksanaan Ritual adat Molo sabuang ini merupakan hasil dari keputusan bersama kedua desa, lewat forum penyelesaian sengketa tapal batas hak Ulayat laut Desa Karaway dan Desa Dosinamalau yang berlangsung di Ruang pertemuan Polres Kepulauan Aru, senin (12/01/26).

Kegiatan ini di hadiri langsung Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel,Forkopimda,Ketua Dewan Adat (DAA) Ursia Urlima,Thoncy Galanggoga,Kepala Desa dua desa bersengketa serta tokoh adat,dan tokoh tokoh masyarakat lainnya.(Ej01).

Follow WhatsApp Channel www.exposejargaria.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meroketnya Harga Barang di Dobo Ternyata Ini Penyebabnya
Kesal Dengan Sikap Wakil Rakyat,Kantor DPRD Aru Disasi,Ada Tulisan Ini di Atas Gedungnya
Aksi Rakyat Aru Menggugat Sejumlah Persoalan Daerah,DPRD Dianggap Paling Bertanggungjawab
Serahkan Bansos Rp553 Juta, Wakil Bupati Ajak Warga Mandiri Ekonomi dan Jaga Kelestarian Laut Aru
Bupati Target Oktober Ini 26 Unit Rumah Korban Konflik Rampung
Hadiri Temu Raya Pengasuh SMTPI GPM Pulau-Pulau Aru,Kaidel Dorong Penguatan Pendidikan Iman Anak
Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II, Kaidel Tekankan Integritas-Percepatan Kinerja
Secara Simbolis,Bupati Aru Serahkan Remisi Umum Bagi 52 Warga Binaan Lapas Dobo
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:43 WIT

Meroketnya Harga Barang di Dobo Ternyata Ini Penyebabnya

Selasa, 15 September 2026 - 20:13 WIT

Kesal Dengan Sikap Wakil Rakyat,Kantor DPRD Aru Disasi,Ada Tulisan Ini di Atas Gedungnya

Selasa, 15 September 2026 - 20:03 WIT

Aksi Rakyat Aru Menggugat Sejumlah Persoalan Daerah,DPRD Dianggap Paling Bertanggungjawab

Minggu, 13 September 2026 - 08:13 WIT

Serahkan Bansos Rp553 Juta, Wakil Bupati Ajak Warga Mandiri Ekonomi dan Jaga Kelestarian Laut Aru

Selasa, 8 September 2026 - 14:51 WIT

Bupati Target Oktober Ini 26 Unit Rumah Korban Konflik Rampung

Berita Terbaru

Uncategorized

Wakil Bupati: Posyandu Harus Menjadi Pusat Layanan Dasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:21 WIT