Kepulauan Aru,ExposesJargaria.com- PT Cakra Mina Perkasa,saat ini tengah melirik Bekas perusahaan perikanan terbesar di Maluku kepulauan Aru,Benjina.
Tempat yang dulunya menjadi pusat ekspor serta pengolahan tepung ikan milik PT Djayanti Grup ini dikabarkan akan dikelola oleh perusahaan tersebut.
Pemerintah daerah kepulauan Aru,secara terbuka kini membuka ruang komunikasi bersama pihak investor untuk rencana pengambil alihan Benjina.
” Hari ini kita kedatangan tamu dari Menegemen PT Cakra Mina Perkasa dalam pertemuan tersebut Kami membicarakan soal Perusahan di desa Benjina yang sudah lama mangkrak,dan telah di terlantarkan oleh pemiliknya ” kata Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel kepada wartawan diruang kerjanya baru baru.
Rencananya perusahaan tersebut akan mulai dioperasikan pada awal tahun ini.
” Benjina Inikan mau di ambil alih oleh PT Cakra Mina Perkasa,di rencanakan mulai beroperasi dalam bulan Februari akhir dan paling lambat awal bulan Maret Tahun 2026 mendatang ” ungkapnya.
Sistim pengolahan perikanan oleh perusahaan ini untuk sementara hanya bersifat pembongkaran,pembekuan serta pengiriman,itupun masih dalam skala kecil,hal ini disebabkan banyak infrastruktur perusahaan yang pernah dikelola PT PBR ini juga dalam perbaikan dan membutuhkan waktu.
” Pihak
Perusahaan akan memulai operasi di perusahaan tersebut di awali dengan pembongkaran ikan,Pembekuan,Penyetren dan Pengiriman itu juga masih dalam skala kecil atau berkisar 400 Ton berhubung masih dalam rehabilitasi atau perbaikan infrastruktur yang di tinggalkan sudah terlalu lama sehingga membutuhkan perbaikan yang maksimal ” lanjutnya.
Pemerintah daerah berharap,langkah awal ini kedepan akan memberikan dampak lebih besar,perusahaan diharapkan tidak hanya sebatas saja pada pembongkaran,pembekuan dan ekspor,tetapi juga dapat mengolah ikan menjadi produk siap jadi.
” Saya atas nama pemerintah Daerah berharap kedepan PT Cakra Mina Perkasa bukan hanya sebatas Pembongkaran,Pembekuan dan Pengiriman ikan saja,tetapi ada dampak dampak lain yang berdiri seperti pembuatan Fish Meal (Tepung ikan),
makanan siap saji dari bahan baku ikan sehingga kedepan kita akan ekspor langsung dari Benjina,itu yang kita harapkan ” katanya.
Dilain sisi beroperasinya perusahaan ini,sektor perikanan yang jadi primadona Aru kembali dihidupkan sehingga selain menambah pendapat bagia daerah masalah pengangguran juga dapat teratasi.
” Yang kita harapkan itu sehingga akses darat atau kegiatan darat ini kita maksimalkan sehingga bisa hidup kembali sektor perikanan dan bisa menambah inkam daerah,dan terus mengatasi pengangguran di kabupaten kepulauan Aru ” tandas Kaidel.(yop)
















