Kepulauan Aru,ExposeJargaria.com- Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel mengaku kehadiran dua investor perikanan ke Aru jelas sangat berdampak positif bagi daerah,ia memastikan akan ada banyak hal positif yang diperoleh jika kedua perusahaan itu jadi berinvestasi di Aru.
Pasalnya menurut Kaidel, bila kedua investor berhasil masuk dan mengoperasikan ratusan unit armada kapal kapal tangkap mereka untuk melakukan proses pengepakan serta ekspor hasil perikanannya dari sini,maka bukan hanya menghidupkan sektor perikanan itu sendiri tetapi juga perekonomian di daerah akan tumbuh termasuk berkurangnya angka pengangguran.
” Dengan dua investasi di dunia perikanan ini pemerintah daerah berharap bahwa ada dampak positif bagi ekonomi rakyat setelah kurang lebih hampir lima tahun regulasi penangkapan berukir diberlakukan kita tidak dapat apapa ” ujar Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel kepada ExposeJargaria.com ketika ditemui diruang kerjanya.
Menurutnya,selama ini pemberlakuan regulasi penangkapan berukir sangat merugikan daerah penghasil,namun setelah pemberlakuannya dihentikan maka semua karmada kapal tangkap yang selama ini beroperasi di laut Aru,wajib membongkar hasil tangkapnya ke pelabuhan terdekat.
” hari ini tanggal 1 Januari 2026 kapal kapal transisment ini tidak diberlakukan lagi dan harus mendarat di pelabuhan terdekat melakukan pembongkaran dan pengiriman,dengan begitu ekonomi rel akan bangkit karena terjadi perputaran uang disini ” tuturnya.
Pemberlakuan regulasi baru ini kata Kaidel membawa dampak positif bagi Aru,Kaidel mengaku pemerintah daerah tengah mengajukan sejumlah persyaratan,yang nantinya akan dituangkan lewat Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Syarat yang diminta pemerintah daerah dan sudah disampaikan kepada Ishak Investor adalah perekrutan tenaga kerja lokal serta pemberdayaan nelayan kecil,termasuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pribumi lewat pelatihan penggunaan teknologi pada armada kapal kapal tangkap tersebut
” hal positifnya,kita sudah membicarakan tentang bagaimana kapal kapal ini harus merekrut sebagian ABK nya ialah tenaga kerja lokal,bukan hanya tenaga kerja lokal tepai memberdayakan nelayan kecil untuk ditingkatkan kapasitasnya untuk mendukung pemenuhan stok ikan dan mereka juga bersedia memberikan pendidikan vokasi bagi masyarakat mengingat kapal kapal ini dilengkapi teknologi bukan hanya fisik ini yang dijanjikan bagi kita dan dalam PKS pun kita akan menungkan itu ” ungkapnya.
Dilain sisi,pemerintah daerah memastikan akan ada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),yang nantinya diperuntukan bagi pembangunan.
” Ini kita sangat bersyukur ditengah tengah kebijakan pemerintah pusat yang mengefisiensi anggaran disemua kabupaten,kita berharap dengan adanya investasi ini mampu menaikan PAD sehingga kita dapat mewujudkan tujuan kita membangun negeri ini dari sektor perikanan ” tutupnya.
















