KepulauanAru,ExposeJargaria.com– Tahun ini Pemerintah Daerah Kepulauan Aru berencana melakukan pinjaman uang sebesar 80 Miliar,uang sebesar ini akan dipergunakan untuk merealisasikan sejumlah Visi-Misi Bupati-Wakil Bupati Timotius Kaidel-Muhamad Djumpa melalui investasi dibidang pembangunan.
Investasi dibidang pembangunan dirasa mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD, Langkah ini diambil setelah pemerintah pusat menerapkan sistem efisiensi anggaran hampir di seluruh daerah hingga akhirnya berdampak pada proses pembangunan.
” Program kegiatan semua ditiadakan,oleh karena program kegiatan dinas badan itu tidak ada ini sangat mengganggu visi misi kita karena itu kita staknan,nah karena itu tahun ini kita berencana lakukan pinjaman uang untuk realisasi seluruh visi misi kita,kita Aru meminjam sekitar 80 Miliar ” pernyataan ini disampaikan Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel kepada ExposeJargarian.com diruang kerjanya baru baru.
Dijelaskan ,uang besaran itu akan di investasikan untuk merevitalisasi beberapa bangunan aset Pemda yang dirasakan pengelolaannya belum maksimal menambah PAD.
” Uang pinjaman ini kita investasi dibidang atau pembangunan untuk mendapatkan kembali PAD,seperti misalnya kita menyelesaikan GOR yang terbengkalai selama ini kita berusaha dengan pinjaman uang ini GOR ini kita selesaikan supaya demikian bisa difungsikan dan bisa mendapatkan PAD dari sektor itu ,bisa dipergunakan menunjang aktifitas masyarakat tapi juga mendatangkan PAD bagi daerah ” jelasnya.

Selain GOR,pemerintah daerah juga aman menaruh perhatian serius kepada penataan dan pengelolaan pasar Jargaria
” Yang berikut pasar Jargaria,kita tahu bahwa pasar Jargaria sudah sangat miris,disisi darat sudah tidak layak,tidak layak dihuni,tidak pernah ada perbaikan,tidak ada pengembangan,ini kita akan buat pengembangan revitalisasi kembali dengan demikian kita bisa naiknya tarif pasar itu kembali supaya PAD kita bisa naik tiga kali lipat,Jadi tahun ini dengan uang itu kita tingkatkan kapasitas pasar kita ” lanjutnya.
Tak hanya itu dermaga rakyat juga akan menjadi konsen Pemerintahan Timotius Kaidel,pelabuhan rakyat kata Bupati kedepan retribusi akan diberlakukan bagi setiap pengguna jasa yang disiapkan pemerintah.
” Berikut lagi pelabuhan rakyat,kita tahu bahwa sangat ramai tapi belum terselesaikan,nah dengan uang ini kita akan selesaikan dan kita akan memperoleh retribusi dari ktifitas sandar labu,yang namanya pelabuhan rakyat kita tidak boleh tagih dari rakyat tapi kalau manfaatkan jasa itu yang dibayar ” ujarnya.
Tribun Dobo yang selama ini hanya dijadikan sebagai tempat berlangsungnya upacara peringatan HUT Ari serta kegiatan seremonial lainnya juga tak lepas dari perhatian,tempat ini kata Bupati akan dijadikan sebagai alun alun kota.
” Berikut kita punya tribun,selama ini kita lihat dipakai sebagai lapangan upacara,nah ini kita mau alih fungsi dia menjadi alun alun kota,kita mau pusatkan dia sebagai pusat kuliner,pusat aktivitas masyakat nanti kita akan tata baik, anak muda bisa berkreasi disana,nah ini kita optimis pendapatan setahun bisa 2-3 Miliar ” tandas Kaidel.(yop)
















