Kaidel Sebut RSK Terapung Nusa Waluya II Jadi Catatan Penting bagi Evaluasi Pelayanan Kesehatan di Aru

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 08:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KepulauanAru,ExposeJargargaria.com- Suasana haru menyelimuti pelabuhan Desa Benjina, Kecamatan Aru Tengah,saat RSK Terapung Nusa Waluya II resmi menutup layanan medis gratisnya setelah dua bulan beroperasi.

Kehadiran “Rumah Sakit Berjalan” milik Yayasan DokterShare ini tidak hanya meninggalkan jejak kesembuhan bagi ribuan warga, tetapi juga menjadi catatan penting bagi evaluasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Aru.

Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus keprihatinan yang mendalam. Data menunjukkan bahwa selama 8 minggu, sebanyak 5.445 pasien telah terlayani. Angka ini mencakup sekitar 5% dari total populasi penduduk Aru yang berjumlah 100.000 jiwa.

Baca Juga:  Kerusakan Parah Bentrok Dua Desa di Aru: 26 Rumah Terbakar, 2 Orang Tewas, dan 27 Luka-luka

“Ini angka yang sangat besar untuk satu titik pelayanan dalam dua bulan. Artinya, pemerintah daerah harus mengevaluasi total pelayanan kesehatan dasar kita.

Antusiasme warga berobat ke sini adalah tanda bahwa pelayanan kesehatan kita selama ini masih gagal menyentuh masyarakat bawah,” tegas Bupati Kaidel di hadapan pendiri doctorSHARE, dr.

Lie Agustinus Darmawan saat menutup pelayanan RSK Terapung Nusa Waluya II di Benjina, Senin (2/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kaidel tidak menahan diri untuk memberikan teguran keras kepada para tenaga kesehatan (nakes) dan
guru ASN di wilayahnya. la membandingkan dedikasi para dokter spesialis relawan yang datang jauh-jauh dengan biaya sendiri, dengan oknum nakes lokal yang kerap meninggalkan tempat tugas.

Baca Juga:  Masuknya Investor Perikanan,Kaidel Pastikan Banyak Dampak Positif Bagi Daerah

“Para dokter spesialis ini meninggalkan praktik mereka yang bernilai puluhan juta demi melayani warga kita tanpa dibayar. Sementara kita, yang digaji negara, difasilitasi negara, justru sering dikeluhkan masyarakat karena tidak berada di tempat tugas.

Mulai tahun ini, disiplin adalah harga mati. Tim sudah dibentuk,yang dua tahun tidak bertugas akan kita pecat tidak hormat!” seru Bupati dengan nada bicara yang tegas.

Follow WhatsApp Channel www.exposejargaria.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kaidel Akui Eksistensi Kader PKB Kawal Kebijakan Pro Rakyat
Gelar Muscab Ke IV,Kaidel Minta Kader PKB Ciptakan Semangat Tabayyun dan Kekeluargaan
Paripurna DPRD Aru, Bupati Tekankan Percepatan Pembangunan dan 16 Agenda Prioritas
Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Aru Fokus Infrastruktur dan UMKM
Alan Djilfufin Dipercayakan Kembali Pimpin BKPRMI Masa Bakti 2025-2030
Pemda Pastikan Sitim Kerja WFA Di Lingkup Pemda Aru, Sudah Sejak Maret 2026
Bupati Dorong Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan PLTS di Desa
PD Aman Aru Keluarkan Pernyataan Sikap,Tegaskan Proposal BPAN Ilegal
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:39 WIT

Kaidel Akui Eksistensi Kader PKB Kawal Kebijakan Pro Rakyat

Selasa, 14 April 2026 - 10:12 WIT

Gelar Muscab Ke IV,Kaidel Minta Kader PKB Ciptakan Semangat Tabayyun dan Kekeluargaan

Selasa, 14 April 2026 - 04:43 WIT

Paripurna DPRD Aru, Bupati Tekankan Percepatan Pembangunan dan 16 Agenda Prioritas

Selasa, 14 April 2026 - 04:28 WIT

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Aru Fokus Infrastruktur dan UMKM

Selasa, 14 April 2026 - 04:24 WIT

Alan Djilfufin Dipercayakan Kembali Pimpin BKPRMI Masa Bakti 2025-2030

Berita Terbaru

Daerah

Kaidel Akui Eksistensi Kader PKB Kawal Kebijakan Pro Rakyat

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:39 WIT