Kepulauan Aru,ExposeJargaria.com- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pembangkit listrik tenaga surya yang dibangun di desa-desa pesisir. Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional pembangkit listrik di operasional pembangkit listrik di daerah terpencil.
Menurutnya, kehadiran pembangkit listrik di desa diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan penerangan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong aktivitas ekonomi dan pengembangan potensi lokal.
Dalam diskusi bersama pihak terkait, pemerintah daerah juga mendorong adanya dukungan teknis dari pemerintah pusat serta lembaga pengelola energi seperti Perusahaan Listrik Negara agar sistem kelistrikan di desa dapat berjalan secara berkelanjutan.
Salah satu skema yang diharapkan adalah adanya sistem iuran listrik dari masyarakat pengguna. luran tersebut nantinya dapat digunakan untuk mendukung operasional serta pemeliharaan fasilitas pembangkit listrik yang telah dibangun.
Pemerintah juga melihat bahwa sebagian masyarakat di desa pesisir selama ini telah menggunakan sumber listrik mandiri seperti generator diesel untuk memenuhi kebutuhan penerangan rumah tangga. Kondisi ini menunjukkan adanya kesiapan masyarakat dalam mendukung sistem pembayaran listrik yang lebih terjangkau.
Dengan adanya pembangkit listrik yang lebih terintegrasi, biaya operasional listrik diharapkan dapat menjadi lebih efisien dibandingkan penggunaan generator secara mandiri oleh masing-masing rumah tangga.
Selain itu, pemerintah berharap ketersediaan listrik yang lebih stabil dapat menarik minat investasi di sektor produktif seperti perikanan. Kehadiran industri pengolahan atau fasilitas penyimpanan hasil laut di desa-desa pesisir dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.
















